Berita Fundamental
Pasar saham Asia sebagian besar melanjutkan penurunan pada perdagangan Rabu (26/02/2025), sering ancaman tarif Presiden Trump mengguncang sentimen risk appetite, sementara tanda-tanda melambatnya pertumbuhan ekonomi juga mulai terasa.
Tambahan data terkini, Keyakinan Konsumen, terhadap serangkaian data AS yang lemah beberapa hari terakhir telah mengikis optimisme pasar tentang soliditas ekonomi AS, sehingga mengurangi daya tarik dolar AS.
Dolar AS melemah, memperpanjang penurunan setelah data keyakinan konsumen AS yang lemah dan penurunan yield AS membebani sentimen, sementara optimisme terhadap lebih banyak pengeluaran di Jerman membantu mengangkat euro.
Laporan Inflasi Australia, indeks harga konsumen (CPI) secara tak terduga tetap stabil pada bulan Januari dibandingkan bulan sebelumnya, meskipun inflasi dasar meningkat dan hampir melampaui kisaran target Reserve Bank of Australia.
Data dari Biro Statistik Australia pada hari Rabu menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) bulanan turun 0,2% pada bulan Januari dari bulan Desember, saat naik 0,8%. Laju tahunan bertahan pada 2,5%, sesuai dengan prakiraan pasar.
Outlook AUDUSD

AUDUSD berfluktuasi dengan bias bearish sehingga melanjutkan penurunan dan ditutup sedikit turun pada perdagangan kemarin. Tekanan bearish masih berpeluang mendominasi dan membawa AUDUSD turun menguji support 0.6324. Jika sentimen bearish semakin intensif menembus ke bawahnya, maka target bearish terdekat adalah 0.6305.
Sebaliknya, peluang rebound masih akan terbatas pada resistance 0.6357 atau MA50.
Resistance: 0.6357, 0.6376
Support: 0.6324, 0.6305