Berita Fundamental
Pasar saham Asia sebagian besar turun pada perdagangan Senin (24/02/2025), mengikuti penurunan tajam di Wall Street di tengah kekhawatiran atas ekonomi AS yang mendingin dan meningkatnya tarif perdagangan di bawah permerintahan Trump.
Penurunan yield Treasury, telah membebani dolar terhadap yen karena yield Jepang naik di tengah spekulasi kenaikan suku bunga lagi dari Bank Jepang.
Volume perdagangan diperkirakan tipis karena Pasar Jepang tutup untuk libur.
Dolar AS jatuh ke level terlemahnya dalam lebih dari dua bulan karena meningkatnya kekhawatiran atas prospek pertumbuhan ekonomi AS. Sementara euro menguat pada hari Senin setelah partai oposisi konservatif Jerman memenangkan pemilihan umum nasional sesuai perkiraan.
Minggu ini, investor akan menantikan estimasi angka pertumbuhan kuartal keempat di AS dan data indeks harga PCE inti bulan Januari.
Harga emas naik tipis hingga mendekati rekor tertinggi baru-baru ini pada hari Senin, dibantu oleh melemahnya dolar AS, dengan perhatian beralih ke laporan inflasi utama AS yang akan dirilis akhir minggu ini.
Outlook XAUUSD

XAUUSD masih bergerak sideways di kisaran tinggi di atas MA50 dan ditutup sedikit naik pada perdagangan akhir pekan. XAUUSD masih berfluktuasi sideways di bawah 2939 dan berpeluang turun menuju support 2919 dan MA50.
Sementara gerak naik melanjutkan euforia bullish bisa membawanya menuju 2951. Target bullish berada di 2967.
Resistance: 2951, 2967
Support: 2919, 2901